Home Bisnis Dilarang Arogan, Ambulance Pembawa Jenazah Ternyata Bukan Prioritas Utama di Jalan Raya,...

Dilarang Arogan, Ambulance Pembawa Jenazah Ternyata Bukan Prioritas Utama di Jalan Raya, Ini Penjelasannya

Editor :Buulolo

Batam, Newterobosan.com – Dilarang arogan, ambulance pembawa jenazah bukan prioritas utama di jalan raya, ini penjelasannya.

Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, cukup sering terdengar suara ambulance berlalu lalang di jalan raya.

Umumnya ambulance tersebut membawa pasien yang membutuhkan pertolongan segera, dan ada juga yang mengangkut jenazah.

Makanya ketika dalam situasi darurat, ambulance tentu akan menyalakan sirine yang menjadi ciri khasnya saat meminta hak prioritas untuk lewat kepada pengguna jalan lain.

Namun selain kedua hal tersebut, juga kerap ditemui rombongan pengawal ambulance yang membawa jenazah menuju pemakaman.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono, ambulance yang mengangkut jenazah bukan prioritas utama di jalan raya.

“Di Pasal 134 UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang pertama itu pemadam kebakaran, lalu kedua ambulance yang mengangkut orang sakit untuk peringkat darurat,” ujar AKBP Argo Wiyono saat dihubungi awak media, Rabu (20/10/2021).

Sementara itu, untuk ambulance yang mengangkut jenazah ternyata berada di urutan keenam.

Ambulance Bawa Pasien vs Jenazah, Mana Lebih Prioritas?

Meski sudah dijelaskan bukan prioritas utama, namun kerap ditemui di jalan raya rombongan ambulane yang bersikap arogan.

Contohnya seperti memaksa pengguna jalan lain untuk minggir, sampai ada juga yang memotong jalur.

Bahkan ada juga yang sampai bertindak anarkis jika tidak diberikan jalan.

Ambulance Pembawa Jenazah kosong

Jika diurai, pasal 134 berisi para pengguna jalan yang memperoleh hal utama didahulukan sesuai dengan urutan yang sudah ditentukan sebagai berikut:

  1. Pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.
  2. Ambulance yang mengangkut orang sakit.
  3. Kendaraan yang memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
  5. Kendaraan pimpinan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi Tamu Negara.
  6. Iring-iringan pengantar jenazah.
  7. Konvoi kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian.

Berdasarkan urutan prioritas tersebut, ambulance yang paling penting untuk segera diberikan jalan untuk oleh pengendara lain adalah yang mengangkut pasien orang sakit.

Sementara iring-iringan atau rombongan pengantar jenazah prioritasnya berada di nomor 6.

Meski begitu, sebagai pengguna jalan yang baik dan taat peraturan, kita harus selalu memprioritaskan ambulance untuk lewat.(Rara)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments