Home Kepri Batam Karimun PPKM Level 1? Satgas Covid-19 Kepri: Mudah-Mudahan Dapat Lebih Baik

Karimun PPKM Level 1? Satgas Covid-19 Kepri: Mudah-Mudahan Dapat Lebih Baik

Editor:Buulolo

KEPRI, Newterobosan.com – Satgas covid-19 Kepri buka suara terkait pernyataan Bupati Karimun Aunur Rafiq yang menyebut daerahnya PPKM level 1.

Selain Karimun, Rafiq menyebut jika daerah lain seperti Kota Batam dan Tanjungpinang serta Kabupaten Bintan dan Kabupaten Natuna berstatus PPKM level 1.

Sementara yang masih PPKM level 2 yakni Kabupaten Lingga serta Anambas.

Bupati Karimun mengungkap, kabar ini ia terima langsung dari Sekdaprov Kepri berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021 yang berlaku mulai 5 hingga 18 Oktober 2021, baru Kota Tanjungpinang yang berstatus PPKM level 1.

Sementara Kota Batam, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga serta Anambas berstatus PPKM level 2.

Hanya Kabupaten Natuna yang berstatus PPKM level 3.

Kondisi ini berlaku hingga 18 Oktober 2021.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana menjelaskan, jika benar apa yang disampaikan Bupati Karimun.

Menurutnya, hal tersebut berdasarkan evaluasi harian.

“Mudah-mudahan kita dapat terus mempertahankannya bahkan berharap dapat lebih baik hingga evaluasi berikutnya pada minggu depan yang disampaikan pemerintah pusat,” ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri ini mengatakan, ada 3 penyebab PPKM di daerah Kepri turun level.

Pertama disiplin protokol kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat kepri semakin baik, terutama penggunaan masker.

“Kedua keberhasilan vaksinasi kepri yang saat ini sudah melebihi 83 persen untuk dosis 1 sangat mendukung menurunnya transmisi penyebaran covid19,” sebutnya.

Terakhir, dukungan semua pihak dalam mendukung kebijakan pemerintah, misalnya seperti pemeriksaan rapid test antigen dipelabuhan bagi penumpang kapal laut.

“Walaupun saat ini sudah tidak menjadi persyaratan, cukup dengan menunjukan 2 kali vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi,” ucapnya.

PASIEN Sembuh Corona Tambah 220

Jumlah pasien sembuh corona baru di Kepri sejak awal Oktober 2021 berjumlah 220 orang.

Ini berdasarkan data yang dihimpun satgas covid-19 Kepri hingga 12 Oktober 2021.

Penambahan pasien sembuh corona baru tersebar pada sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.

Kondisi ini membuat total pasien sembuh corona di Kepri terus bertambah menjadi 51.890 orang.

Seperti diketahui, 5 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Kepri kini berstatus zona kuning covid-19.

Berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2021, baru Kota Tanjungpinang yang berstatus PPKM level 1.

Sementara Kota Batam, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga dan Anambas berstatus PPKM level 2.

Adapun Kabupaten Natuna berstatus PPKM level 3.

Masa PPKM di Kepri ini diatur mulai tanggal 5 hingga 18 Oktober 2021.

Selain pasien sembuh corona baru, satgas covid-19 Kepri juga mencatat total pasien konfirmasi virus corona sebanyak 53.772 orang hingga 12 Oktober 2021.

Jumlah ini meningkat setelah ada penambahan 13 kasus baru covid-19 di Kepri.

Penambahan belasan kasus baru virus corona di Kepri ini tersebar pada sejumlah kabupaten dan kota.

Di antaranya 1 kasus baru di Batam, 2 orang di Kota Tanjungpinang, 3 orang di Kabupaten Bintan, 4 orang di Kabupaten Karimun.

Kemudian 1 orang di Kabupaten Lingga, dan 2 orang di Kabupaten Natuna.

Untuk positivity rate per 10 Oktober 2021 di Kabupaten/Kota di Kepri di antaranya, Kota Tanjungpinang 0.88 persen.

Kota Batam 0.10 persen, Kabupaten Bintan 0.54 persen, Kabpaten Karimun 1.29 persen.

Kabupaten Lingga 0.25 persen, Kabupaten Kepulauan Anambas 0.23 persen dan Kabupaten Natuna 0.76 persen.

Data Satgas Covid-19 Kepri hingga 12 Oktober 2021 mencatat, terdapat 35 Rumah Sakit serta 29 lokasi isolasi terpadu untuk penanganan covid-19.

Dari jumlah rumah sakit yang tersebar di Kepri, terdapat 1144 bed isolasi dan 74 bed ICU dari total 1.218 bed yang tersedia.

Adapun untuk total bed isolasi terpadu sebanyak 3.386.

Dari jumlah itu, keterpakaian bed rumah sakit sebanyak 44 atau 3,61 persen.

Sementara bed untuk isolasi terpadu terpakai 53 atau 1,57 persen.

Sedangkan peta risiko di seluruh daerah di Kepri per 10 Oktober 2021 masih berwarna warna kuning.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri, Lamidi terus mengingatkan masyarakat agar tetap taati protokol kesehatan.

“Tingkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan sehari hari baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat,” imbaunya dalam keterangan yang diterima awak media, Rabu (13/10/2021).(Nita/r)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments